ANDALAS NUSANTARA | BANDA ACEH
Dalam rangka memperkuat kemitraan, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh melakukan Audiensi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, di Banda Aceh, Senin (14/3).
Dalam rangka memperkuat kemitraan, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh melakukan Audiensi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, di Banda Aceh, Senin (14/3).
Dalam pertemuan tersebut dihadiri Kepala Regional I Bank Syariah Indonesia (BSI) Wilayah Wisnu Sunandar, Corporate Communications BSI Pusat Sofa Sofyan dan HCBPTL & Humas BSI Regional 1 Aceh Nasruddin, serta para pengurus SPS Aceh.
Diawali, Selaku Penasehat SPS Aceh Imran Joni menyampaikan terimakasih atas waktunya kepada pihak Pimpinan BSI Aceh. dalam pertemuan tersebut Imran Joni menjelaskan tentang profil perjalanan SPS di Aceh dari masa sebelumnya Imran sudah menjabat dua periode sampai sekarang menjadi penasehat SPS Aceh.
Imran Joni mengatakan, ke depan kami akan melakukan pelantikan SPS Aceh, yang di nahkodai Ketua SPS Aceh Periode 2021- 2022 oleh Muhktar Usman mohon dukungannya dari BSI Aceh.
Dalam kesempatan tersebut CEO BSI Regional I Aceh, Wisnu Sunandar mengapresiasi tawaran kerja sama dari pihak SPS Aceh untuk bermitra dengan BSI Aceh, bahkan dia juga menyambut baik kegiatan temu audiensi ini.
Wisnu Sunandar mengatakan, Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh terus berupaya melakukan pembenahan dalam peningkatan pelayanan BSI di Aceh. "BSI Aceh berkomitmen untuk berkontribusi terhadap pembangunan perekonomian Aceh." ujar Wisnu.
Pada 2021, kata Wisnu, BSI Aceh diberi target untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 1,4 triliun. Dari terget itu, BSI Aceh berhasil menyalurkan Rp 1,61 trilun, dimana melebihi target yang ditentukan BSI Pusat.
"Untuk tahun 2022 ini kami minta Rp 2,4 triliun (target penyaluran KUR di Aceh). Dengan penyaluran KUR untuk UMKM ini, kami ingin bersinergi dan menjadi dominan kontributor untuk pembangunan ekonomi Aceh. Kami ingin berkontribusi untuk pembangunan Aceh," tegas Wisnu.
Di penghujung audiensi dengan SPS Aceh, Wisnu berharap BSI dan SPS Aceh dapat bersinergi nantinya dalam mensosialisasikan program-program BSI, serta lebih memperkenalkan BSI kepada masyarakat Aceh.
"Karena ternyata banyak yang belum memahami atau mengenal lebih dalam tentang BSI, padahal apa yang bisa dilayani oleh bank Induk Kami (Bank Konvens) juga bisa dilayani oleh BSI, sepanjang tidak bertentangan dengan Syariah. Untuk itu Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih meningkatkan literasi keuangan syariah," tutupnya.